Terakhir diperbarui 1 September 2026

Kebijakan Refund dan Garansi Aktivasi

Karena HeyUrAssistant merupakan produk digital dengan artifact dan token aktivasi, refund dievaluasi berdasarkan status akses, aktivasi, environment, dan penyebab kendala.

1. Salah membeli

Permintaan refund karena salah membeli dapat diajukan maksimal 2×24 jam setelah transaksi, selama bootstrap token belum digunakan dan artifact produk belum diunduh.

2. Garansi aktivasi

Klaim kendala aktivasi dapat diajukan dalam 7 hari sejak aktivasi pertama atau maksimal 14 hari sejak pembelian bila produk belum berhasil diaktivasi. Garansi mencakup bug pada installer atau dashboard ketika pelanggan menggunakan OS dan spesifikasi yang dinyatakan didukung serta telah mengikuti panduan.

3. Urutan penanganan

Tim akan meminta diagnostics yang relevan, memberikan panduan atau retry, menyediakan patch bila diperlukan, dan melakukan satu reset/migrasi lisensi bila kendala tervalidasi berkaitan dengan kompatibilitas provider atau bug produk. Refund penuh dapat diberikan apabila bug produk pada environment yang didukung tetap membuat produk tidak dapat diaktifkan setelah langkah penanganan yang wajar dilakukan.

4. Kondisi yang tidak termasuk refund

  • Berubah pikiran setelah produk berhasil diaktivasi atau diterima.
  • Tidak jadi membeli atau memperpanjang VPS maupun layanan AI.
  • Provider down, jaringan lokal bermasalah, atau OS/spesifikasi tidak didukung.
  • Limit, biaya, pemblokiran, atau masalah akun layanan AI dan WhatsApp.
  • Kehilangan credential, modifikasi pelanggan, atau penggunaan yang melanggar ketentuan.
  • Ekspektasi terhadap fitur yang tidak tercantum pada penawaran saat pembelian.

5. Deskripsi yang tidak sesuai

Jika deskripsi produk terbukti menyesatkan atau fitur yang secara jelas dijanjikan ternyata tidak tersedia, kasus tetap dapat dievaluasi untuk refund terlepas dari status download atau aktivasi.

6. Cara mengajukan

Hubungi WhatsApp resmi dengan menyertakan nama, email pembelian, ID transaksi, waktu pembelian, kronologi, dan bukti kendala. Jangan mengirim password, private key, token, atau credential sensitif melalui chat.